Ayat-Ayat Setan Talmud

Desember 3, 2009 at 4:46 am (Uncategorized)

“Hanya orang-orang Yahudi yang manusia, sedangkan orang-orang non-Yahudi bukanlah manusia, melainkan binatang.” (Kerithut 6b hal.78, Jebhammoth 61a)

“Orang-orang non-Yahudi diciptakan sebagai budak untuk melayani orang-orang Yahudi.” (Midrasch Talpioth 225)

“Angka kelahiran orang-orang non-Yahudi harus ditekan sekecil mungkin.” (Zohar II, 4B)

“Orang-orang non-Yahudi harus dijauhi, bahkan lebih daripada babi yang sakit.” (Orach Chaimm 57, 6a)

“Tuhan (Yahweh) tidak pernah marah kepada orang Yahudi, melainkan hanya (marah) kepada orang-orang non-Yahudi.” (Talmud IV/8/4a)

“Dimana saja mereka (orang-orang Yahudi) datang, mereka akan menjadi pangeran raja-raja.” (Sahendrin 104a)

“Terhdap seorang non-Yahudi tidak menjadikan orang Yahudi berzina. Bisa terkena hukuman bagi orang Yahudi hanya bila berzina dengan Yahudi lainnya, yaitu Istri seorang Yahudi. Istri non-Yahudi tidak termasuk.” (Talmud IV/452b)

“Tidak ada Istri bagi non-Yahudi, mereka sesungguhnya bukan istrinya.” (Talmud IV/81 dan 82b)

” Jika dua orang Yahudi menipu orang non-Yahudi, mereka harus membagi keuntungannya.” (Choschen Ham 183, 7)

“Tetaplah terus berjual beli dengan orang-orang non-Yahudi, jika mereka harus membayar uang untuk itu.” (Abhodah Zarah 2a T)

“Tanah orang non-Yahudi, kepunyaan orang Yahudi yang pertama kali menggunakannya.” (Babba Bathra 54b)

“Setiap orang Yahudi boleh menggunakan kebohongan dan sumpah palsu untuk membawa seorang non-Yahudi kepada kejatuhan.” (Babha Kamma 113a)

“Kepemilikan orang non-Yahudi seperti padang pasir yang tidak dimiliki, dan semua orang (setiap Yahudi) yang merampasnya, berarti telah memilikinya.” (Talmud IV/3/54b)

“Orang Yahudi boleh mempraktekkan riba terhadap orang non-Yahudi.” (Talmud IV/2/70b)

“Ketika Messiah (Raja Yahudi Terakhir atau Ratu Adil) datang, semuanya akan menjadi budak-budak orang-orang Yahudi (Erubin)

——————————————————————————————-

“Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan orang yang memutar-mutar lidahnya membaca Al-Kitab, agar kamu menyangka bahwa yang dibacanya itu adalah sebagian dari Al-Kitab, padahal ia bukan Al-Kitab, dan mereka juha mengatakan, “Ia (yang dibaca itu datang) adalah dari sisi Allah,” padahal ia bukanlah dari sisi Allah. Mereka telah berkata Dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui.” (QS. Ali ‘Imran : 78)

Taurat merupakan kitab yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Musa as untuk membimbing Bani Israil. Namun Bani Israil lebih menyukai kesesatan dan lebih memilih ajakan Samiri untuk menyembah Patung Sapi Betina. Menurut Bani Israil, Taurat tidaklah lengkap dan harus direvisi dan dibuat sebiha kitab suci yang lengkap memuat perintah Tuhan kepada Bangsa Yahudi. Maka lahirlah Talmud.

Apakah Talmud itu? Guru Besar Sejarah dan Peradaban Islam Fakultas Darul ‘Ulum, Kairo, Prof. Ahamd Syalabi menulid, “Taurat bukanlah satu-satunya kitab suci bagi bangsa Yahudi, tetapi ada riwayat-riwayat lain yang disampaikan dan dibawa oleh para pendeta-pendeta Yahudi secara turun-temurun. Riwayat-riwayat ini yang kemudian dikenal dengan Talmud.” (Muqarramatul Adyan : Al-Yahudia, 1990)

Pakar Peneliti, Dr. August Rohling menyatakan, Kaum Yahudi meyakini bahwa Talmud adalah lebih suci ketimbang Taurat.” Bahkan Dr. Joseph Barcklay dengan tegas menyatakan jika seluruh bagian dari Talmud merupakan pengingkaran terhadap Taurat Musa (Hebrew Literature, hal. 40)

Dalam Babha Metsia, Volume 33a, salah seorang Pendeta Yahudi berkata, “Orang yang mempelajari Taurat berarti telah melakukan sebuah keutamaan yang tidak layak diberi imbalan, orang yang mempelajari Mishnah berarti telah melakukan sebiah keutamaan layak diberi imbalan, sedangkan orang yang mempelajari Gemara berarti telah melakukan sebuah keutamaan yang paling besar.”

Bahkan Rabi Roski dalam Erubin Volume 216 menulis, “Jadikanlah perhatianmu kepada ucapan-ucapan para Rabi (Talmud) melebihi perhatianmu kepada Syari’at Musa (Taurat). Kitab Shaghijan pun menulis, “…Tak ada ampun bagi siapa saja yang meninggalkan Talmud dan hanya mempelajari Taurat, karena ajaran Rabbi lebih utama daripada Musa. Jadi sebenarnya Zionis-zionis inipun ternyata mengingkari Nabi Musa as.

Talmud terdiri dari dua kitab aras utama, Talmud Palestina dan Talmud Babylonia. Talmud Babylonia merupakan paparan dari Talmud Palestina yang bahasanya hanya dimengerti oleh kalangan terbatas karena memiliki kunci-kunci yang pelik dan bahasa yang rumit. Sebab itu, Talmud Babylonia sampai sekarang dianggap sebagai Talmu yang paling otoritatif dan dipakai oleh Kaum Zionis-Yahudi sampai sekarang.

Zionis Yahudi lebih meyakini Talmud lebih suci ketimbang Taurat. Mereka meyakini Bahwa jika Tuhan Yahweh mengalami kesulitan dalam suatu hal, maka Tuhan Yahweh akan berkonsultasi dengan para Rabi Yahudi, bukan dengan Musa. Karena itulah posisi Rabbi Yahudi lebih tinggi dari pada Musa as.

Padahal menurut seorang filsuf yang juga Rabi tertinggi bangsa Yahudi pada zamannya, Rabi Maimonides (Moses bin Maimon, 1190 M), bangsa Yahudi sesungguhnya tak pernah bisa memastikan satu doktrin pun dari Talmud karena sejarahnya yang sangat kacau balau. Hampir seluruh isi dari Talmud merupakan ajaran Iblis yan intinya meng-klaim bahwa hanya bangsa Yahudi-lah yang merupakan manusia, kekasi dan bahkan guru dari Tuhan, bangsa terpilih, dan bangsa yang kuat yang mampu mengalahkan Tuhan dalam banyak urusan, sedangkan bangsa selain Yahudi adalah Ghoyim atau gentiles yang dianggap bukanlah manusia, melainkan binatang.

Bangsa-bangsa selain Yahudi seharusnya mengetahui ini dan sebab itu sama sekali jangan pernah mau berunding dengan kamu Zionis-Yahudi karena mereka dipastikan akan berkhianat. Sejarah panjang kemanusiaan telah membuktikan hal ini.

Karena begitu buruknya, maka banyak kalangan dari para peneliti Talmud menegaskan bahwa Talmud merupakan kitab hitam iblis yang sangat tidak layak disebut sebagai kitab suci. Namun inilah yang menjadi dasar ideologi kaum Zionis sampai sekarang, sebuah kitab rasis.

[Source : Genesis of Zionism, EraMuslim Digest]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: